Latest Posts

Minggu, 26 Agustus 2018

Download Gratis
Buku Belajar Bahasa Arab K-BHAR
Penulis : Derysmono, Lc, S.Pd.I, M.Ag

https://drive.google.com/file/d/1zrHTD3yEZPXIvXLls45YA7OhCHPdkxCW/view?usp=sharing

Download Gratis Buku Belajar Bahasa Arab K-BHAR Penulis : Derysmono, Lc, S.Pd.I, M.Ag

Download Gratis
Buku Belajar Bahasa Arab K-BHAR
Penulis : Derysmono, Lc, S.Pd.I, M.Ag

https://drive.google.com/file/d/1zrHTD3yEZPXIvXLls45YA7OhCHPdkxCW/view?usp=sharing

0 komentar:

Kamis, 23 Agustus 2018

*Sedekah Terpal buat Lombok*

Assalamu'alaikum
Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, Saudara-saudari kita di Lombok sedang membutuhkan banyak terpal, kami dari Baitul Maal Raudhatul Qur'an, mengajak anda semua untuk membantu mereka,

bagi yang ingin membantu dapat menitipkannya ke saya

Harga terpal sekitar 250-300rb rupiah/1 terpal ukuran 4X7 M

Donasi bisa langsung ditransfer ke
Bank BCA 1280212659 a.n derysmono
konfirmasi ke no 085775592119

ttd
Pimpinan BMRQ
Derysmonl, Lc, MA

Wa'alaikumsalam

Gerakan Sedekah Terpal buat Lombok

*Sedekah Terpal buat Lombok*

Assalamu'alaikum
Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, Saudara-saudari kita di Lombok sedang membutuhkan banyak terpal, kami dari Baitul Maal Raudhatul Qur'an, mengajak anda semua untuk membantu mereka,

bagi yang ingin membantu dapat menitipkannya ke saya

Harga terpal sekitar 250-300rb rupiah/1 terpal ukuran 4X7 M

Donasi bisa langsung ditransfer ke
Bank BCA 1280212659 a.n derysmono
konfirmasi ke no 085775592119

ttd
Pimpinan BMRQ
Derysmonl, Lc, MA

Wa'alaikumsalam

0 komentar:

Selasa, 21 Agustus 2018




اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَاإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ اْلحَمْدُ. الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانِ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلِ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلّ وسّلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وِعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ
فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ.

Jamaah shalat ied rahimakumullah
Mari kita berupaya bersama sama senantiasa menyadari, bahwa Allah bagitu banyak melimpahkan karunia-Nya kepada kita, banyak teramat banyak bahkan tak terhingga, sehingga kita takkan mampu menghitungnya, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran :
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Jika kamu  menghitung nikmat Allah, niscaya  kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi maha Penyayang ( QS An-Nahl : 18 )
Allah bagitu baik kepada kita, Nikmat-Nya Allah yang tiada putus, padahal pada saat bersamaan boleh jadi kita dalam keadaan bermaksiat kepada Allah, mungkin kita dalam keadaan tidak taat kepada-Nya, Nyatanya begitu banyak orang yang tidak mau bersyukur. Sebagaimana diterangkan dalam firman Allah ;
إِنَّ اللهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَشْكُرُونَ
Sesungguhnya Allah memberikan karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur ( QS Al-Baqarah : 243 ).
Alhamdulillah di pagi nan indah ini, kita masih bisa makan makanan yang enak, tinggal di rumah yang nyaman, berpakaian serba baru, di saat bersamaan saudara-saudara kita di Lombok, sedang dalam keadaan sulit, makan serba susah, rumah mereka roboh karena gempa, diliputi oleh ketakutan, kelaparan, kedinginan, tidur hanya beralaskan bumi, beratapkan langit.
Belum lagi anak-anak yatim piatu, yang orang tuanya sudah meninggal karena musibah ini, tiada ayah, tiada ibu, hidup sebatang kara, tiada tempat mengadu kecuali kepada Allah,
“Ya Allah, bantulah saudara-saudari kami di lombok, di Palestina, di belahan bumi lainnya yang sedang sedih, sehatkah yang sakit, mudahkan yang susah, terimalah yang meninggal dunia sebagai orang yang syahid di jalan mu”
  Rasulullah SAW telah bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لاَ يَهْتَمْ بِأُمُوْرِ اْلمُسْلِمِيْنَ
"Tidaklah termasuk golongan kita, mereka yang tidak peduli dengan persoalan-persoalan umat Islam."

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah
Setidaknya ada 3 pesan penting dalam khutbah ini yang ingin khatib sampaikan,

Pertama; Idul adha adalah lambang kerbersamaan umat Islam, karena nya ada Haji, ada kurban. Haji waktu dimana seluruh umat Islam dari seluruh dunia bersama-sama kumpul di satu waktu menunaikan rukun Islam yang kelima, kurban yang dagingnya dibagikan kepada seluruh umat Islam baik yang dhuafa, faqir miskin dan mampu, semua bersama-sama merasakan idul adha,
Oleh karenanya saat ini saudara-saudara kita yang ada di Lombok, membutuhkan kita, membutuhkan uluran tangan kita, dan yang terpenting membutuhkan do’a-do’a kita,
Rasulullah SAW bersabda,
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
"Orang Islam yang satu dengan yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan."
Dalam hal berkurban, Jika kita ada kemampuan untuk berkurban untuk saudara-saudara kita di Lombok ataukah di Palestina atau dunia Islam lainnya yang sedang kesusahan maka laksanakanlah, paling tidak di daerah tempat kita tinggal.
Rasulullah menekankan kepada umatnya yang mampu untuk menyembelih binatang qurban dengan sabdanya:
من كان له سعة ولم يضح فلا يقربن مصلا نا
Barang siapa mempunyai kemampuan berkurban, tetapi tidak melakukannya, maka janganlah mendekat tempat shalatku” (HR Ahmad ibn Majah dari Abi Huarairah)
Kaum muslimin shalat idul adha rahimakumullah
Kedua; meneladani kebersamaan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim A’laihissalam, Nabi Ismail, dan Sayyidah Hajar Istri Ibrahim,
Lihatlah bagaimana mereka, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan Siti Hajar yang bersama-sama beribadah kepada Allah, berkurban karena Allah,
Nabi Ibrahim yang begitu mencintai sang anak, Ismail Alaihissalam namun beliau kurbankannya karena Allah,
Nabi Ismail yang dengan Ikhlash, menerima apapun yang menjadi ketetapan Allah, ia rela dikurbankan untuk Allah ta’ala,
Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Asshoffat: 102
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Artinya: Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Dan Siti Hajar, punya peran yang tak kalah pentingnya, Siti Hajar yang sangat sayang kepada anaknya, bertahun-tahun mendidik sangat anak, agar menjadi anak yang sholeh, mendidik Ismail yang kelak juga menjadi Nabi, namun ia rela terhadap keputusan suaminya agar sang anak dikurbankan untuk Allah, sehingga Nabi Ismail digantikan dengan seekor kambing
Allah berfirman dalam ayat berikutnya:
إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ. سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ. كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
“Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim’. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.”
Inilah contoh keluarga idaman, karena satu sama lain saling  membantu dalam kebaikan, ketaqwaan kepada Allah, tidak saling menyalahkan, tidak saling mengkambing hitamkan, tidak saling tuduh menuduh, apalagi saling curiga, Semoga Allah menganugrahkan kepada kita keluarga sakinah mawaddah warohmah,

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah
Jangan sampai kita termasuk keluarga yang dikisahkan dalam Al-Qur’an,
Firman Allah (QS. `Abasa 80:34-37) dimana tidak ada lagi tempat pertolongan kita :
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ(34)وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ(35)وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ(36)لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ(37)
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. `Abasa 80: 34-37)
Kenapa mereka saling bermusuhan? Padahal ketika di dunia dulu saling mengasihi, saling menyayangi,
Jawabannya karena mereka tidak saling mengingatkan, tidak saling tolong menolong dalam kebaikan, tetapi tolong menolong dalam kejahatan dan kebatilan,

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah,
Alangkah indahnya, saat kita meninggal dunia, kita bahagia karena anak kita sudah bisa mengaji, sudah melaksanakan shalat. Ia mendoakan kita, “Ya Allah, Ampuni dosa kedua orangtuaku, luaskan kuburannya, terangi kuburannya, tempatkan ia di surgamu yang mulia” Alangkah senangnya hati kita, alangkah bahagianya, tapi bagaimana jika sebaliknya? Anak kita tak bisa mengaji, shalatpun tidak ia laksanakan, alangkah sedihnya.
Ketiga : Ikhlash dan mengikuti sunnah Nabi merupakan pesan tak kalah pentingnya,
Rasulullah Shalallahi Alaihi Wasallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ لا يَقْبَلُ مِنْ الْعَمَلِ إِلا مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ
Artinya: Allah tidak menerima amal, kecuali amal (ibadah) yang dilandasi keikhlasan dan karena mencari keridhaan Allah SWT (HR. Nasa’i)
Keikhlasan dalam beribadah, akan menghantarkan diri kita menjadi pribadi seperti pribadi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam, Keikhlasan adalah motivasi utama siti hajar dalam mendidik Ismail sehingga menjadi anak yang shalih,
Bahkan betapa banyak pertolongan Allah akan datang kepada umat Islam, dari orang-orang yang ikhlash,
Dalam sebuah hadits disebutkan :
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ ظَنَّ أَنَّ لَهُ فَضْلاً عَلَى مَنْ دُونَهُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ فَقَالَ نَبِىُّ اللَّهِ : إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاَتِهِمْ وَإِخْلاَصِهِمْ
Dari Mush’ab bin Sa’d, dari bapaknya, bahwa dia menyangka dirinya memiliki keunggulan dibandingkan para sahabat Nabi yang lainnya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allâh menolong umat ini adalah dengan sebab doa, sholat, dan keikhlasan orang-orang yang lemah dari umat ini.” [HR. an-Nasâ’i, no. 3191; dishahihkan oleh al-Albâni dalam Shahîhut Targhîb, no. 6]
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ فِى اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، اِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ.
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Khutbah Idul Adha 1439 H “Kebersamaan dan pengorbanan karena Allah” Oleh Derysmono, Lc, M.Ag




اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. اَللهُ أَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ للهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَاإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَللهِ اْلحَمْدُ. الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ خَلَقَ الزّمَانِ وَفَضَّلَ بَعْضَهُ عَلَى بَعْضٍ فَخَصَّ بَعْضُ الشُّهُوْرِ وَالأَيَّامِ وَالَليَالِي بِمَزَايَا وَفَضَائِلِ يُعَظَّمُ فِيْهَا الأَجْرُ والحَسَنَاتُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى بِقَوْلِهِ وَفِعْلِهِ إِلَى الرَّشَادِ. اللّهُمَّ صَلّ وسّلِّمْ علَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمّدٍ وِعَلَى آلِه وأصْحَابِهِ هُدَاةِ الأَنَامِ في أَنْحَاءِ البِلاَدِ. أمَّا بعْدُ، فيَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللهَ تَعَالَى بِفِعْلِ الطَّاعَاتِ
فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ. إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ.

Jamaah shalat ied rahimakumullah
Mari kita berupaya bersama sama senantiasa menyadari, bahwa Allah bagitu banyak melimpahkan karunia-Nya kepada kita, banyak teramat banyak bahkan tak terhingga, sehingga kita takkan mampu menghitungnya, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran :
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Jika kamu  menghitung nikmat Allah, niscaya  kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi maha Penyayang ( QS An-Nahl : 18 )
Allah bagitu baik kepada kita, Nikmat-Nya Allah yang tiada putus, padahal pada saat bersamaan boleh jadi kita dalam keadaan bermaksiat kepada Allah, mungkin kita dalam keadaan tidak taat kepada-Nya, Nyatanya begitu banyak orang yang tidak mau bersyukur. Sebagaimana diterangkan dalam firman Allah ;
إِنَّ اللهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَشْكُرُونَ
Sesungguhnya Allah memberikan karunia kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur ( QS Al-Baqarah : 243 ).
Alhamdulillah di pagi nan indah ini, kita masih bisa makan makanan yang enak, tinggal di rumah yang nyaman, berpakaian serba baru, di saat bersamaan saudara-saudara kita di Lombok, sedang dalam keadaan sulit, makan serba susah, rumah mereka roboh karena gempa, diliputi oleh ketakutan, kelaparan, kedinginan, tidur hanya beralaskan bumi, beratapkan langit.
Belum lagi anak-anak yatim piatu, yang orang tuanya sudah meninggal karena musibah ini, tiada ayah, tiada ibu, hidup sebatang kara, tiada tempat mengadu kecuali kepada Allah,
“Ya Allah, bantulah saudara-saudari kami di lombok, di Palestina, di belahan bumi lainnya yang sedang sedih, sehatkah yang sakit, mudahkan yang susah, terimalah yang meninggal dunia sebagai orang yang syahid di jalan mu”
  Rasulullah SAW telah bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لاَ يَهْتَمْ بِأُمُوْرِ اْلمُسْلِمِيْنَ
"Tidaklah termasuk golongan kita, mereka yang tidak peduli dengan persoalan-persoalan umat Islam."

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah
Setidaknya ada 3 pesan penting dalam khutbah ini yang ingin khatib sampaikan,

Pertama; Idul adha adalah lambang kerbersamaan umat Islam, karena nya ada Haji, ada kurban. Haji waktu dimana seluruh umat Islam dari seluruh dunia bersama-sama kumpul di satu waktu menunaikan rukun Islam yang kelima, kurban yang dagingnya dibagikan kepada seluruh umat Islam baik yang dhuafa, faqir miskin dan mampu, semua bersama-sama merasakan idul adha,
Oleh karenanya saat ini saudara-saudara kita yang ada di Lombok, membutuhkan kita, membutuhkan uluran tangan kita, dan yang terpenting membutuhkan do’a-do’a kita,
Rasulullah SAW bersabda,
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
"Orang Islam yang satu dengan yang lainnya bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan."
Dalam hal berkurban, Jika kita ada kemampuan untuk berkurban untuk saudara-saudara kita di Lombok ataukah di Palestina atau dunia Islam lainnya yang sedang kesusahan maka laksanakanlah, paling tidak di daerah tempat kita tinggal.
Rasulullah menekankan kepada umatnya yang mampu untuk menyembelih binatang qurban dengan sabdanya:
من كان له سعة ولم يضح فلا يقربن مصلا نا
Barang siapa mempunyai kemampuan berkurban, tetapi tidak melakukannya, maka janganlah mendekat tempat shalatku” (HR Ahmad ibn Majah dari Abi Huarairah)
Kaum muslimin shalat idul adha rahimakumullah
Kedua; meneladani kebersamaan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim A’laihissalam, Nabi Ismail, dan Sayyidah Hajar Istri Ibrahim,
Lihatlah bagaimana mereka, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan Siti Hajar yang bersama-sama beribadah kepada Allah, berkurban karena Allah,
Nabi Ibrahim yang begitu mencintai sang anak, Ismail Alaihissalam namun beliau kurbankannya karena Allah,
Nabi Ismail yang dengan Ikhlash, menerima apapun yang menjadi ketetapan Allah, ia rela dikurbankan untuk Allah ta’ala,
Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an surat Asshoffat: 102
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
Artinya: Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
Dan Siti Hajar, punya peran yang tak kalah pentingnya, Siti Hajar yang sangat sayang kepada anaknya, bertahun-tahun mendidik sangat anak, agar menjadi anak yang sholeh, mendidik Ismail yang kelak juga menjadi Nabi, namun ia rela terhadap keputusan suaminya agar sang anak dikurbankan untuk Allah, sehingga Nabi Ismail digantikan dengan seekor kambing
Allah berfirman dalam ayat berikutnya:
إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآَخِرِينَ. سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ. كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ
“Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) ‘Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim’. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.”
Inilah contoh keluarga idaman, karena satu sama lain saling  membantu dalam kebaikan, ketaqwaan kepada Allah, tidak saling menyalahkan, tidak saling mengkambing hitamkan, tidak saling tuduh menuduh, apalagi saling curiga, Semoga Allah menganugrahkan kepada kita keluarga sakinah mawaddah warohmah,

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah
Jangan sampai kita termasuk keluarga yang dikisahkan dalam Al-Qur’an,
Firman Allah (QS. `Abasa 80:34-37) dimana tidak ada lagi tempat pertolongan kita :
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ(34)وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ(35)وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ(36)لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ(37)
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (QS. `Abasa 80: 34-37)
Kenapa mereka saling bermusuhan? Padahal ketika di dunia dulu saling mengasihi, saling menyayangi,
Jawabannya karena mereka tidak saling mengingatkan, tidak saling tolong menolong dalam kebaikan, tetapi tolong menolong dalam kejahatan dan kebatilan,

Kaum muslimin idul adha rahimakumullah,
Alangkah indahnya, saat kita meninggal dunia, kita bahagia karena anak kita sudah bisa mengaji, sudah melaksanakan shalat. Ia mendoakan kita, “Ya Allah, Ampuni dosa kedua orangtuaku, luaskan kuburannya, terangi kuburannya, tempatkan ia di surgamu yang mulia” Alangkah senangnya hati kita, alangkah bahagianya, tapi bagaimana jika sebaliknya? Anak kita tak bisa mengaji, shalatpun tidak ia laksanakan, alangkah sedihnya.
Ketiga : Ikhlash dan mengikuti sunnah Nabi merupakan pesan tak kalah pentingnya,
Rasulullah Shalallahi Alaihi Wasallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ لا يَقْبَلُ مِنْ الْعَمَلِ إِلا مَا كَانَ لَهُ خَالِصًا وَابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ
Artinya: Allah tidak menerima amal, kecuali amal (ibadah) yang dilandasi keikhlasan dan karena mencari keridhaan Allah SWT (HR. Nasa’i)
Keikhlasan dalam beribadah, akan menghantarkan diri kita menjadi pribadi seperti pribadi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimassalam, Keikhlasan adalah motivasi utama siti hajar dalam mendidik Ismail sehingga menjadi anak yang shalih,
Bahkan betapa banyak pertolongan Allah akan datang kepada umat Islam, dari orang-orang yang ikhlash,
Dalam sebuah hadits disebutkan :
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ ظَنَّ أَنَّ لَهُ فَضْلاً عَلَى مَنْ دُونَهُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِىِّ فَقَالَ نَبِىُّ اللَّهِ : إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلاَتِهِمْ وَإِخْلاَصِهِمْ
Dari Mush’ab bin Sa’d, dari bapaknya, bahwa dia menyangka dirinya memiliki keunggulan dibandingkan para sahabat Nabi yang lainnya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allâh menolong umat ini adalah dengan sebab doa, sholat, dan keikhlasan orang-orang yang lemah dari umat ini.” [HR. an-Nasâ’i, no. 3191; dishahihkan oleh al-Albâni dalam Shahîhut Targhîb, no. 6]
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ فِى اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، اِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّؤُوْفُ الرَّحِيْمُ
اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ.
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

0 komentar:

Senin, 06 Agustus 2018

Form mendapatkan buku K-BHAR Free

2 komentar:

Selasa, 31 Juli 2018

Assalamualaikum wr wb
Kami dari Komunitas Al-Qur'an (PPRQ) atau Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an bertempat di Desa Gelebak Dalam, Kec. Rambutan, Kab Banyuasin Sumatera Selatan

mengajak saudara/saudari, bapak/ibu, untuk bergabung di grup ini. tujuan adanya grup ini adalah menjadi sahabat dan relawan ponpes raudhatul Qur'an dalam menyebarkan info, dakwah, dan tulisan yang berkaitan tentang Islam, terutama sekarang ini ponpes ini sedang dirintis, sehingga membutuhkan banyak relawan dan sahabat dalam pendirian dan pembangunannya.

tugas sahabat insya Allah mudah sekali hanya ada dua

Pertama, menshare atau membagikan info, tulisan, dakwah yang dibagikan oleh ponpes raudhatul qur'an

kedua: melike atau menyukai postingan yang diunggah oleh ponpes raudhatul qur'an di media sosialnya yang ada

Kami yakin selama bpk/ibu, saudara/i bergabung komunitas ini, adalah bagian dari syiar islam dan juga amal jariyah yang tiada putus-putusnya aamiin.

cukup dengan membuka link ini, anda sudah bisa bergabung dengan komunitas kami

https://chat.whatsapp.com/82N4Qv96NEm7yXEWMiytmU



Yuk Gabung Grup Komunitas Sahabat Al-Qur'an PPRQ

Assalamualaikum wr wb
Kami dari Komunitas Al-Qur'an (PPRQ) atau Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an bertempat di Desa Gelebak Dalam, Kec. Rambutan, Kab Banyuasin Sumatera Selatan

mengajak saudara/saudari, bapak/ibu, untuk bergabung di grup ini. tujuan adanya grup ini adalah menjadi sahabat dan relawan ponpes raudhatul Qur'an dalam menyebarkan info, dakwah, dan tulisan yang berkaitan tentang Islam, terutama sekarang ini ponpes ini sedang dirintis, sehingga membutuhkan banyak relawan dan sahabat dalam pendirian dan pembangunannya.

tugas sahabat insya Allah mudah sekali hanya ada dua

Pertama, menshare atau membagikan info, tulisan, dakwah yang dibagikan oleh ponpes raudhatul qur'an

kedua: melike atau menyukai postingan yang diunggah oleh ponpes raudhatul qur'an di media sosialnya yang ada

Kami yakin selama bpk/ibu, saudara/i bergabung komunitas ini, adalah bagian dari syiar islam dan juga amal jariyah yang tiada putus-putusnya aamiin.

cukup dengan membuka link ini, anda sudah bisa bergabung dengan komunitas kami

https://chat.whatsapp.com/82N4Qv96NEm7yXEWMiytmU



0 komentar:

Senin, 30 Juli 2018

Materi Bahasa Arab

0 komentar:

Minggu, 22 Juli 2018

Gratis Download Buku Kajian Tafsir

0 komentar:

Sabtu, 21 Juli 2018

Gratis Download Buku Panduan Kursus Bahasa Arab

0 komentar:

Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarokatuh Alhamdulillah,

 Kini Telah Hadir

*Kursus Bahasa Arab dan Kajian Tafsir Al-Qur'an Al-Karim Online Via Whatsapp*
 Terbuka Bagi Umum (Gratis)

*Peserta terbatas hanya 25 Orang saja*
 *Pendaftaran*
Adapun Syarat Mendaftar sebagai berikut:
1. Dapat membaca Al-Qur'an
2. Menyebarkan Info ini ke 7 - 10 Grup Whatsapp
3. Mengisi Formulir di Blog Kami

 http://ppraudhatulqurangelebakdalam.blogspot.com/2018/07/formulir-pendaftaran-kursus-bahasa-arab.html

*Waktu Pendaftaran*
21-31 Juli 2018

*Grup Kelas Pria dan Wanita dipisah*
 *Hari Belajar*
Sabtu dan Ahad

*Durasi Belajar*
3,5 Bulan untuk setiap Periode

*Buku yang digunakan*
Buku Bahasa Arab: Durusullughoh
Buku Tafsir : Tafsir Ibnu Katsir

*Waktu Tes*
1-2 Agustus 2018 Via Whatsapp

*Pengumuman penerimaan peserta insya Allah Tanggal 04 Agustus 2018* In sya Allah kami infokan ke No. Whatsapp anda.

Program ini dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Gelebak Dalam, Rambutan, Banyuasin, Sumsel.

Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh

Gratis. Daftar segera Kursus Bahasa Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarokatuh Alhamdulillah,

 Kini Telah Hadir

*Kursus Bahasa Arab dan Kajian Tafsir Al-Qur'an Al-Karim Online Via Whatsapp*
 Terbuka Bagi Umum (Gratis)

*Peserta terbatas hanya 25 Orang saja*
 *Pendaftaran*
Adapun Syarat Mendaftar sebagai berikut:
1. Dapat membaca Al-Qur'an
2. Menyebarkan Info ini ke 7 - 10 Grup Whatsapp
3. Mengisi Formulir di Blog Kami

 http://ppraudhatulqurangelebakdalam.blogspot.com/2018/07/formulir-pendaftaran-kursus-bahasa-arab.html

*Waktu Pendaftaran*
21-31 Juli 2018

*Grup Kelas Pria dan Wanita dipisah*
 *Hari Belajar*
Sabtu dan Ahad

*Durasi Belajar*
3,5 Bulan untuk setiap Periode

*Buku yang digunakan*
Buku Bahasa Arab: Durusullughoh
Buku Tafsir : Tafsir Ibnu Katsir

*Waktu Tes*
1-2 Agustus 2018 Via Whatsapp

*Pengumuman penerimaan peserta insya Allah Tanggal 04 Agustus 2018* In sya Allah kami infokan ke No. Whatsapp anda.

Program ini dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Gelebak Dalam, Rambutan, Banyuasin, Sumsel.

Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh

0 komentar:

Jumat, 20 Juli 2018

Formulir Pendaftaran Kursus Bahasa Arab dan Tafsir

0 komentar:

Kamis, 19 Juli 2018


Program-program


0 komentar:


Profil


0 komentar:

Selasa, 10 Juli 2018

Berikut ini adalah perencanaan pembangunan Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an In syaa Allah;

1. Gambar perencanaan pembangunan secara umum


2. Gambar Perencanaan Sekolah meliputi kelas, Aula, Kantor



3. adapun perencanaan bangunan lainnya masih dalam proses.

Oleh itu sebabnya kami selaku Pantia Pembangunan Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan meminta kepada kaum muslimin dan muslimat agar didoakan semoga rencana ini bisa berjalan lancar Aaamiiin.

TTD
Derysmono, Lc, S.Pd.I, M.Ag
Mudir PPRQ

Perencanaan Pembangunan di Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Gelebak Dalam

Berikut ini adalah perencanaan pembangunan Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an In syaa Allah;

1. Gambar perencanaan pembangunan secara umum


2. Gambar Perencanaan Sekolah meliputi kelas, Aula, Kantor



3. adapun perencanaan bangunan lainnya masih dalam proses.

Oleh itu sebabnya kami selaku Pantia Pembangunan Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan meminta kepada kaum muslimin dan muslimat agar didoakan semoga rencana ini bisa berjalan lancar Aaamiiin.

TTD
Derysmono, Lc, S.Pd.I, M.Ag
Mudir PPRQ

0 komentar:

Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Gelebak Dalam

Pondok Pesantren Raudhatul Qur'an Gelebak Dalam

Pengikut

back to top